B

iaya overhead merupakan biaya yang harus dikeluarkan oleh setiap perusahaan untuk mendukung kelancaran suatu bisnis. Biasanya biaya ini bisa dikeluarkan secara rutin dan tidak terjadwal atau dikeluarkan sesuai dengan kondisi tertentu. Dengan memiliki biaya ini maka suatu perusahaan akan mengetahui rincian dana yang dikeluarkan untuk mendukung proses produksi untuk menghindari pengeluaran yang tidak seharusnya dikeluarkan.

Pengertian Biaya Overhead

Menurut The institute of Cost Accountants India, biaya overhead berarti biaya yang terdiri dari suatu pembiayaan untuk bahan baku, karyawan, dan biaya lain yang tidak berhubungan dengan proses produksi. Adapun menurut Alicia Touvila dari Investopedia mendeskripsikan bahwa biaya ini sebagai pengeluarkan bisnis yang sedang berlangsung dan tidak secara langsung berkaitan dengan biaya pembuatan produk, barang, maupun jasa.

Jadi, secara umum biaya overhead adalah biaya yang dikeluarkan untuk mendukung suatu bisnis yang tidak secara langsung berkaitan dengan suatu biaya produk tertentu. Biaya ini mencangkup semua biaya pada laporan pencatatan laba rugi suatu perusahaan kecuali biaya pembuatan atau penjualan produk ataupun penyedia layanan. 

Biaya overhead wajib masuk dalam anggaran suatu perusahaan dan tidak boleh dikesampingkan dengan tujuan agar proses bisnis suatu perusahaan dapat berjalan dengan lancar. Contoh dari biaya overhead meliputi:

  • Biaya sewa dan pemeliharaan pabrik/tempat usaha;
  • Biaya tenaga kerja non produksi (tunjangan, gaji karyawan, asuransi kesehatan karyawan);
  • Peralatan kantor non produksi seperti ATK;
  • Biaya asuransi perusahaan (umum);
  • Biaya jasa konsultasi hukum dan akuntan;
  • Biaya pemasaran;
  • Biaya utilitas;
  • Biaya pendukung lain seperti telepon, internet, dsb yang tidak berhubungan langsung dengan proses produksi.

Fungsi Menghitung Biaya Overhead

Fungsi dari menghitung jenis biaya ini antara lain:

  1. Memonitor Pengeluaran Biaya

Mencatat biaya overhead secara rutin dapat mengawasi besaran biaya yang dikeluarkan. Sebagai pemilik usaha, kamu pun dapat melihat apakah perencanaan yang telah tercatat berjalan secara efisien atau tidak.

  1. Membantu Mengalokasikan Anggaran

Tak hanya sebagai biaya pendukung, biaya overhead juga digunakan sebagai alat untuk membandingkan apakah dana yang dikeluarkan lebih besar daripada dana lainnya. Jika dana itu lebih besar, kamu bisa melakukan penyesuaian kembali untuk biaya overhead period yang akan datang sekaligus meminimalisir pengeluaran agar tidak terjadi over budget lagi.

Klasifikasi Biaya Overhead

Menurut Corporate Finance Institut, jenis biaya ini terbagi ke dalam tiga kelompok untuk memudahkan pembuatan laporan keuangan. Di antaranya:

  1. Biaya Overhead Tetap

Jenis biaya ini umumnya dikeluarkan secara tetap terlepas dari turun naiknya penjualan atau keuntungan yang didapat. Nominal yang dikeluarkan dalam biaya ini pun akan selalu sama atau tidak akan berubah. Contohnya seperti biaya sewa, gaji tenaga kerja, biaya jasa hukum, dan asuransi kesehatan karyawan.

  1. Biaya Overhead Variabel

Berbeda dengan biaya overhead tetap, biaya yang dikeluarkan dalam variable cenderung berubah dari waktu ke waktu. Biaya ini dikeluarkan tergantung dari berbagai kondisi, seperti kondisi ekonomi negara, upaya promosi, bahkan pergantian musim. Contoh biaya yang dikeluarkan dalam overhead variabel adalah biaya lembur, anggaran untuk ATK, dan biaya pemasangan iklan untuk sarana pemasaran.

  1. Biaya Semi Variabel

Biaya overhead jenis ini mempunyai sifat yang fleksibel. Biaya ini bisa dikeluarkan secara rutin atau  tidak terjadwal dengan nominal yang tidak menentu . Misalnya biaya tinta printer atau kertas, tarif telepon, biaya listrik dan air.

Itulah tiga jenis biaya overhead yang kamu perlu ketahui sebelum memulai usaha sendiri. Pastikan kamu memahami pentingnya klasifikasi biaya-biaya tersebut, ya!

Cara Menghitung Biaya Overhead

Setelah mengetahui pengertian, fungsi, dan klasifikasi biaya overhead, berikutnya kamu perlu mempelajari cara menghitung biaya overhead berikut ini:

  1. Memisahkan Biaya Overhead

Sebelum menghitung keseluruhan biaya, ada baiknya kamu memisahkan biaya yang dikeluarkan. Pisahkan mana yang termasuk dalam biaya langsung dan mana yang termasuk biaya overhead. Tujuannya agar memudahkan dalam proses penghitungan serta laporannya pun mudah untuk dibaca.

  1. Menghitung Biaya Persentase Biaya Overhead

Setelah mengkategorikan keseluruhan biaya overhead, selanjutnya adalah menemukan biaya tidak langsung kemudian dibagi dengan biaya langsung dari biaya proses produksi. Setelah itu kalikan dengan 100.

  1. Membandingkan Efisiensi Tenaga Kerja Terhadap Biaya Overhead

Langkah selanjutnya untuk menghitung biaya ini adalah dengan membandingkan efisiensi tenaga kerja dengan biaya overhead. Langkah ini dilakukan dengan membagi total keseluruhan biaya tenaga kerja (gaji karyawan + Tunjangan tahunan + asuransi kesehatan karyawan) kemudian dikalikan dengan 100.

Seluruh biaya overhead ini sangat penting untuk dihitung dengan teliti karena hasil perhitungan dapat mempengaruhi sebagian besar dari seluruh total anggaran bisnis. Pengevaluasian terhadap seluruh biaya overhead, khususnya untuk jenis variabel, merupakan suatu hal yang patut dilakukan setiap periode produksi.

Itulah penjelasan tentang betapa pentingnya biaya overhead dalam dunia usaha maupun bisnis. Melalui penjelasan ini kamu yang hendak terjun dalam dunia bisnis dapat mempersiapkan diri untuk mengelola keuangan perusahaan dengan efektif dan efisien.

Nah, buat kamu yang ingin membuka bisnis atau sedang menjalankan bisnis, kamu bisa temukan tips dan rahasia sukses untuk mengembangkan bisnis di Kuncie yang akan membantu kamu untuk belajar dari para pebisnis berpengalaman di manapun dan kapanpun.

Kamu bisa memilih beragam kelas bisnis yang sesuai dengan kebutuhan, selain itu kamu juga bisa merencanakan pembelajaran yang pas, dapat sesi mentoring pribadi yang eksklusif, dan bisa kenalan dengan pemilik bisnis lainnya.

Yuk, dapatkan kunci sukses untuk bisnismu bersama Kuncie! Untuk informasi lengkap, kamu bisa langsung kunjungi halaman website Kuncie atau download aplikasinya untuk akses ke kelas-kelas yang kamu butuhkan!


Referensi:

money.kompas.com/read/2021/02/20/101210126/mengenal-apa-itu-biaya-overhead-contoh-dan-cara-menghitungnya

akseleran.co.id/blog/biaya-overhead-adalah/

bahasabisnis.id/biaya-overhead-pengertian-dan-jenis/

ekrut.com/media/biaya-overhead-adalah

Diakses pada: 2 November 2021


Posted 
 in 
Bangun Bisnis
 category

More from 

Bangun Bisnis

 category

View All