U

saha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) merupakan salah satu pendukung roda perekonomian Indonesia yang menjadi penyumbang Produk Domestik Bruto (PDB). Dalam hal ini, pemerintah terus berupaya mendukung perkembangan UMKM di Indonesia dan salah satunya adalah melalui digitalisasi UMKM.

UMKM sendiri cukup menjadi sorotan karena pada dasarnya sebagian besar pelaku usaha di Indonesia termasuk dalam golongan UMKM. Di Indonesia, perihal tentang UMKM tertuang dalam Undang-undang No. 20/2008.

Untuk memahami tentang UMKM, salah satu poin yang bisa disimak adalah dalam hal omset atau aset usahanya. Usaha mikro memiliki aset maksimal Rp 50 juta dan omset sebesar Rp 300 juta per tahun. Sementara usaha kecil memiliki aset antara Rp 50 - 500 juta dengan omset antara Rp 300 - 2,5 miliar per tahun. Lalu usaha menengah memiliki aset antara Rp 500 - 10 miliar dengan omset antara Rp 2,5 - 10 miliar per tahun.

Pertumbuhan UMKM di Indonesia tergolong pesat. Berdasarkan data Kementerian Koperasi dan UKM, jumlah UMKM di Indonesia saat ini mencapai 64,2 juta dengan nilai kontribusi ke PDB sebesar 61,07% atau senilai Rp 8.573 triliun. Poin lainnya terkait kontribusi terhadap perekenomian Indonesia adalah kemampuan menyerap tenaga kerja sebesar 97% dari total tenaga kerja yang ada dan dapat menghimpun sebesar 60,4% dari total investasi.

Melihat perkembangan dan kontribusi UMKM tersebut, tidak heran jika pemerintah terus berupaya mendorong perkembangannya, terutama di masa pandemi ini. Walaupun perkembangannya pesat, pandemi yang melanda memiliki dampak yang cukup signifikan terhadap UMKM di Indonesia.

Berdasarkan data dari Katadata Insight Center, ketika pandemi terjadi, sebesar 56,8% UMKM berada dalam kondisi yang buruk dan sebesar 82,9% mengalami dampak negatif dari pandemi. Selain itu, 63,9% dari UMKM yang terdampak mengalami penurunan omzet lebih dari 30%.

Melihat kondisi tersebut, pemerintah terus mendorong digitalisasi UMKM sebagai solusi untuk meningkatkan performa UMKM dan mendorong pemulihan ekonomi Indonesia di tengah pandemi yang masih melanda Indonesia. Berdasarkan catatan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), di masa pandemi ini sudah ada sekitar 16,4 juta UMKM yang terdigitalisasi. Jumlah tersebut naik dua kali lipat di masa sebelum pandemi.

Keuntungan dan Manfaat Digitalisasi

Digitalisasi UMKM menjadi hal penting seiring dengan era digital yang membawa dampak ke segala bidang termasuk ekonomi. Dalam upayanya, pemerintah bekerja sama dengan berbagai platform digital untuk membantu UMKM mendapatkan manfaat yang optimal dari digitalisasi.

Digitalisasi menjadi agenda penting untuk UMKM karena digitalisasi sendiri dapat membantu para UMKM untuk bertahan di tengah pandemi dan meningkatkan daya saing, serta mendapatkan berbagai kemudahan dalam manajemen bisnisnya.

Berdasarkan data dari World Bank, 80% UMKM yang sudah terhubung ke ekosistem digital memiliki ketahanan yang lebih baik. Sementara menurut LPEM FEB UI dan Tokopedia di tahun 2020, digitalisasi membuat 7 dari 10 pelaku usaha mengalami peningkatan volume penjualan.

Namun, upaya digitalisasi bukan proses yang mulus karena pada dasarnya ada tantangan yang dihadapi khususnya dari UMKM itu sendiri. Masalah kesiapan dan infrastruktur digital menjadi tantangan terbesar.

Berdasarkan riset dari Katadata Insight Center, indeks kesiapan digital dari UMKM ada pada angka 3,6 dari skala 1-5, dengan angka 5 sebagai nilai tertinggi yang menandakan UMKM sudah sangat siap. Angka 3,6 tersebut menandakan bahwa tingkat kesiapan digitalisasi UMKM masih berada pada level menengah.

Beberapa indikatornya adalah tingkat usia pelaku usaha UMKM yang diatas 40 tahun memiliki jumlah yang cukup banyak dan memiliki tingkat kesiapan yang rendah dibandingkan tingkat usia yang lebih muda. Persoalan yang seringkali dihadapi oleh para pelaku UMKM dalam proses digitalisasi adalah konsumen yang belum mampu menggunakan internet dan kurangnya pengetahuan untuk menjalankan usaha secara online.


Tips Transformasi Digital untuk UMKM

Nah, bila kamu adalah salah satu pelaku UMKM namun masih menghadapi berbagai tantangan dalam proses digitalisasi, ada beberapa tips yang bisa kamu lakukan!

  • Riset Pasar

Riset pasar akan membantu produk UMKM dapat terjual secara lebih besar. Hal penting yang perlu diperhatikan dalam riset pasar adalah tingkat permintaan atas produk yang kamu jual.

  • Riset Kompetitor

Melakukan riset kompetitor akan membantu kamu dalam merumuskan strategi pemasaran yang tepat untuk produk dan bisnis kamu dan bagaimana produk kamu dapat bersaing. Kamu dapat memiliki pengetahuan tentang apa yang dilakukan para kompetitor sehingga kamu bisa membuat strategi yang berbeda.

  • Perkuat Brand

Walaupun usaha kamu kecil, tetapi bukan berarti bisnis kamu tidak memiliki brand. Sekecil apapun usaha yang kamu miliki, brand bisnis adalah hal yang penting. Dalam bisnis digital, brand adalah salah satu yang dipertimbangkan oleh banyak orang dalam membeli sesuatu. Dengan memiliki brand yang kuat, audiens akan lebih mudah mengingat bisnis Anda.

  • Pasarkan Secara Online

Mengadopsi teknologi digital dalam bisnis kamu, maka salah satu hal penting yang perlu dilakukan adalah dengan melakukan pemasaran produk secara online. Hal ini akan mendorong kamu untuk mengadopsi teknologi digital lainnya untuk mendukung pemasaran dan bisnis secara umum. Salah satu caranya adalah dengan memanfaatkan media sosial.

  • Mindset untuk Digitalisasi

Selain kesiapan dan infrastruktur, mindset menjadi hal penting untuk melakukan transformasi digital buat bisnis kamu. Dengan memiliki mindset yang kuat, maka kamu bisa memiliki motivasi yang kuat untuk belajar mengimplementasikan teknologi digital ke dalam bisnis kamu.

  • Jaringan Bisnis

Jaringan bisnis bisa menjadi komunitas para pelaku UMKM di mana kamu bisa bertemu dengan berbagai pelaku UMKM lainnya. Dengan memiliki jaringan bisnis yang kuat, kamu bisa belajar dari pengalaman para pelaku UMKM lainnya yang sudah melakukan transformasi digital untuk menjadi pelajaran buat kamu.

Memahami pentingnya digitalisasi bisa menjadi kunci buat para pelaku UMKM untuk terus bertahan, khususnya di tengah pandemi yang terjadi. Selain itu, akan ada banyak kemudahan buat kamu dalam menjalankan bisnis dengan memanfaatkan kemajuan teknologi.

Buat kamu para pelaku UMKM, dalam mengembangkan bisnis tentu membutuhkan tips yang tepat dan efektif. Nah, kamu bisa dapatkan tips dan rahasia sukses untuk mengembangkan bisnis di Kuncie.

Melalui Kuncie, kamu bisa memilih beragam kelas bisnis atau bidang yang sesuai dengan kebutuhan atau minat kamu, selain itu kamu juga bisa merencanakan pembelajaran yang pas, dapat sesi mentoring pribadi yang eksklusif, dan bisa menambah kenalan atau memperluas networking kamu.


Yuk, dapatkan kunci suksesmu bersama Kuncie! Untuk informasi lengkap, kamu bisa langsung kunjungi halaman website Kuncie atau download aplikasinya untuk akses ke kelas-kelas yang kamu butuhkan! 



Referensi:

katadata.co.id/umkm

antaranews.com/berita/2459709/kemenkopukm-dorong-digitalisasi-umkm-yang-berkelanjutan

id.cips-indonesia.org/post/siaran-pers-digitalisasi-solusi-umkm-bertahan-selama-pandemi

liputan6.com/bisnis/read/4675618/pertahankan-usaha-digitalisasi-umkm-di-masa-pandemi-menjadi-keniscayaan

industri.kontan.co.id/news/digitalisasi-umkm-dongkrak-skala-bisnis-dan-penyerapan-tenaga-kerja

digitalbisa.id/artikel/begini-cara-mudah-dan-cepat-lakukan-digitalisasi-bisnis-menggunakan-mysooltan-GVBJG

perhumas.or.id/bisnis-umkm-di-era-pandemi-inovasi-dan-digitalisasi/

liputan6.com/bisnis/read/4561581/tips-dan-trik-umkm-lebarkan-sayap-ke-platform-digital


Posted 
 in 
Bangun Bisnis
 category

More from 

Bangun Bisnis

 category

View All