D

alam dunia bisnis, khususnya UMKM, membangun personal branding sangat diperlukan, apalagi di era teknologi serba digital seperti sekarang. Pasalnya, strategi personal branding dapat membantu mengenalkan dan menawarkan produk UMKM yang ingin dipasarkan ke konsumen yang lebih luas. Lantas, bagaimana cara membangun personal branding yang baik bagi pebisnis UMKM? Untuk mengetahui jawabannya, yuk,simak ulasannya berikut ini!

Sekilas tentang UMKM

UMKM adalah kepanjangan dari Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah. Dalam Undang-Undang Nomor 20Tahun 2008, disebutkan bahwa UMKM adalah usaha perdagangan yang dikelola oleh badan usaha maupun perorangan yang merujuk pada usaha ekonomi produktif.

Meski skala bisnisnya tidak sebesar perusahaan raksasa, banyak pelaku usaha justru nyaman berbisnis yang bergerak di UMKM. Alasannya karena UMKM dapat dimulai dengan modal seadanya, hanya fokus pada satu bidang yang digeluti, serta cenderung tidak memiliki birokrasi yang berbelit dan sistem yang rumit.

Di samping itu,UMKM juga dinilai lebih fleksibel untuk menyesuaikan bisnis sesuai dengan kondisi pasar yang dinamis. Di Indonesia, UMKM termasuk kelompok usaha yang memiliki jumlah paling besar, dan bahkan berkontribusi sangat besar dalam perekonomian nasional.

Kata Data melaporkan bahwa Indonesia memiliki 65,5 juta UMKM di tahun 2019. Jumlah tersebut diprediksi akan terus meningkat setiap tahunnya seiringan dengan tingginya daya beli masyarakat.

Mengenal Apa Itu Personal Branding

Personal branding dapat diartikan sebagai cara atau strategi dalam membangun dan mempromosikan citra diri kamu dihadapan orang lain. Personal branding bisa dilihat dari penampilan, gaya berbicara, hingga akun sosial media milikmu. Sederhananya, personal branding adalah persepsi seseorang yang kamu bentuk terhadap dirimu sendiri.

Itu sebabnya,untuk membangun branding, kamu mesti berhati-hati sekaligus akurat dalam menyampaikan berbagai nilai, keyakinan, dan tujuan kamu. Dengan begitu, kamu dapat membentuk bagaimana persepsi seseorang terhadapmu sesuai dengan kamu mau.

Secara umum,tujuan dari personal branding itu sendiri meliputi:

●     Memberitahu khalayak mengenai keunikan,identitas,  kemampuan, serta hal lain yang menjadikan dirimu berbeda dan bernilai.

●     Membangun persepsi orang lain mengenai nilai serta kualitas yang kamu miliki.

●     Sebagai media untuk mengenalkan serta mempromosikan.

●     Menampilkan kesan jika kamu merupakan solusi pemecah masalah yang dibutuhkan dan dapat membawa situasi ke arah yang lebih baik.

Pentingnya Personal Branding bagi Pelaku UMKM

Personal branding tidak hanya ditujukan untuk mengenalkan ciri khas atau keunikan dirimu saja, tapi juga dapat digunakan bagi para UMKM yang sedang merintis usahanya. Bisa dibilang, strategi ini membantu seseorang, kelompok, atau organisasi lebih mudah dikenal dan dipercaya oleh khalayak yang lebih luas.

Hal ini dapat terjadi karena personal branding dalam bisnis dibentuk dan didasarkan pada nilai, kemampuan, serta kepribadian yang dimiliki oleh pelaku usahanya. Di bawah ini adalah berbagai manfaat yang bisadi dapatkan pelaku UMKM jika menerapkan strategi ini ke dalam bisnisnya.

1.      Membangun Relasi

Dalam dunia bisnis, membangun relasi atau networking merupakan hal yang sangat penting. Dengan adanya relasi, kamu jadi bisa menjalin kerja sama dengan berbagai pihak. Contohnya saja pemilik modal, supplier, produsen, dan lain sebagainya.

Memiliki reputasi yang positif tentu dapat membuatmu lebih mudah dalam menjalin relasi atau networking tadi. Tak hanya itu, bila kamu membangun branding yang bagus, maka akan lebih mudah buatmu menemukan partner yang bersedia diajak bekerja sama untuk memajukan bisnismu itu.

Sebaliknya, bila kamu tidak merepresentasikan produk yang ingin dipasarkan dengan baik, maka sulit bagi kamu untuk menemukan partner bisnis yang bersedia untuk bekerja sama denganmu.

2.      Meningkatkan Kepercayaan Konsumen

Di era revolusi industri 4.0 seperti sekarang, hampir seluruh kegiatan jual beli terjadi secara online alias tanpa tatap muka. Makadari itu, kepercayaan jadi hal utama dalam menjalankan bisnis di era revolusi4.0. Di sinilah strategi personal branding dibutuhkan.

Kamu tak bisa berharap calon konsumen mau membeli produk yang kamu tawarkan jika kamu tidak merepresentasikan diri sebagai penjual yang terpercaya dan profesional. Karenanya, teruslah berusaha untuk membangun branding diri dan bisnis yang sedang kamu tekuni agar tercipta sebuah image positif di mata calon konsumen.

Adapun caranya bisa dilakukan untuk membangun branding yang positif ini adalah dengan memastikan barang/jasa yang ditawarkan kualitasnya terjamin, menjalin komunikasi yang baik dengan konsumen, berusaha untuk selalu jujur dan terbuka, membuat sistem pembelian yang mudah, konten pemasaran yang menarik, dan masih banyak lainnya.

3.      Meningkatkan Kredibilitas Produk

Manfaat selanjutnya dari personal branding adalah dapat meningkatkan kredibilitas produk. Dengan adanya strategi ini, kamu pundapat menjaga eksistensi bisnis yang sedang dijalani, membangun serta memperkuat brand identity, dan meningkatkan awareness konsumen kepada bisnis kamu. Maka dari itu, sudah semestinya kamu mulai membangun branding bisnismu dengan sebaik mungkin agar mendapatkan ketiga hal tadi.

4.      Nama Brand Akan Diingat Pelanggan Dengan Baik

Salah satu keberhasilan personal branding didunia bisnis adalah nama brand akan diingat selalu oleh pelanggan. Bayangkan saja, jika produk yang kamu jual sudah diingat dengan baik oleh pelanggan, itu artinya branding yang telah dibangun sejak awal telah berhasil dan melekat kuat di produknya. Jadi wajar, bila strategi ini begitu penting untuk diterapkan di bisnis yang sedang kamu tekuni.

Tips Membangun Personal Branding bagi Pelaku UMKM

Ada beberapa tipsyang bisa dilakukan pelaku UMKM untuk membangun personal branding di bisnis yang sedang dijalankannya. Tipstersebut meliputi:

1.      Pelajari Kemampuan Public Speaking yang Baik

Agar strategi personal branding yang sedang kamu bangun di bisnis UMKM berjalan mulus, maka kamu harus berani berbicara di depan khalayak luas. Inilah sebabnya, public speaking menjadi skill penting yang harus kamu kuasai.

Dengan memiliki keterampilan persuasi atau kemampuan menggerakan orang lain untuk melakukan suatu tindakan, kamu akan lebih percaya diri untuk mempromosikan produkmu di depan banyak orang. Nah, di saat publik mulai menerima produkmu itu, artinya branding yang sudah kamu bangun telah tersampaikan ke khalayak luas!

Jika kamu termasuk yang sulit atau bahkan takut untuk berbicara di depan banyak orang,kamu jangan khawatir. Pasalnya, kemampuan ini sangat bisa sekali untuk diasah secara perlahan. Pada tahap awal, cobalah untuk membiasakan diri dengan berbicara di depan cermin.

Tidak usah malu apalagi takut saat berbicara di depan cermin, karena pada dasarnya tidak ada yang salah dan benar dalam hal ini. Seiring waktu, latih juga susunan kalimat yang kamu ucapkan, intonasi bicaramu, hingga bahasa tubuhmu.

Kemudian, cobalah berbicara di depan orang terdekatmu sambil mencoba melakukan kontak mata dengan mereka. Jangan ragu untuk meminta feedback dari orang-orang terdekatmu, sehingga kamu dapat memperbaiki kekuranganmu.

2.      Manfaatkan Media Sosial Pribadi

Di zaman yang serba digital seperti saat ini, kebanyakan orang tentu memiliki setidaknya satu akun media sosial yang aktif digunakan sehari-hari. Namun, tahukah kamu bahwa media sosial bukan hanya sekadar sebagai tempat bersosialisasi atau sarana hiburan di kala bosan saja?

Sebaliknya, media sosial juga bisa jadi media promosi sekaligus sarana untuk menjangkau audiens yang lebih luas. Dengan media sosial, kamu tidak perlu lagi repot-repot membuat selebaran dan membagikannya ke orang-orang atau berteriak hingga kehabisan suara untuk mengenalkan produk bisnis kamu.

Cukup dengan membuat konten dengan desain dan promo yang menarik, lalu mengunggahnya di akun media sosial yang kamu miliki, kamu bisa memperkenalkan produk ke banyak orang sekaligus. Meski ada banyak media sosial yang bisa kamu manfaatkan, namun kembali lagi ke kebutuhan kamu dan target audience yang ingin disasar.

Kamu bisa saja menggunakan satu, dua, atau bahkan semua kanal media sosial yang kamu miliki.Namun, pastikan kamu telah melakukan riset terlebih dahulu, untuk menentukan seberapa banyak media sosial yang harus kamu gunakan untuk membangun branding bisnismu itu.

3.      Melakukan Kolaborasi Dengan Pelaku Usaha Lain

Meski sama-sama menjalankan bisnis untuk mendapatkan keuntungan, bukan berarti kamu harus menganggap semua pelaku usaha adalah sainganmu. Bagi pelaku UMKM, menjalin kerja sama dan kolaborasi dengan berbagai pihak justru dapat meningkatkan nilai produk dan penjualannya.

Tak hanya itu, hal tersebut juga sekaligus cara untuk menciptakan kreativitas baru, meningkatkan brand awareness, hingga membangun reputasi bisnismu. Kamu bisa mengajak berbagai merek produk atau jasa sebagai bagian dari aliansi bisnis. Tak perlu khawatir produkmu akan kehilangan identitasnya.

Pasalnya, produk dari hasil kolaborasi umumnya akan digarap dengan sangat spesial dan unik,tanpa menghilangkan identitas dari brand yang terlibat di dalamnya. Umumnya,setiap brand yang ikut dalam aliansi bisnis akan menyumbangkan identitas produknya masing-masing, entah itu dengan bantuan logo ataupun skema warna untuk menegaskan identitas dari suatu brand.

4.      Aktif Mengikuti Kegiatan yang Berhubungan DenganKewirausahaan

Selain menjalin kerja sama dengan pelaku usaha lain, bisnis UMKM yang kamu geluti juga dapat semakin berkembang bila kamu aktif mengikuti kegiatan yang berhubungan dengan kewirausahaan. Kegiatan ini bisa berupa menghadiri workshop atau pelatihan kewirausahaan, ikut bazar, terlibat dalam komunitas yang sejalan dengan lini usahamu, hingga menjadi pembicara di acara seminar dan masih banyak lainnya. Disadari atau tidak, berbagai kegiatan yang sudah disebutkan tadi nyatanya menawarkan banyak sekali manfaat untuk keberlangsungan usahamu.

Mulai dari mengasah skill dalam berbisnis, mendapat informasi terkini mengenai perkembangan dunia bisnis, membangun support system yang sehat dari sesama pelaku usaha, sumber inspirasi dalam menyusun strategi bisnis, dan memantapkan visi misi usahamu, dan yang terpenting menambah relasi dan networking sehingga dapat semakin membuka lebar peluang kesuksesanmu.

Para pelaku UMKM juga bisa menjadi pebisnis yang cerdas dengan tips-tips sukses langsung dari ahlinya melalui Kuncie yang merupakan platform untuk belajar seputar bisnis dari pemilik bisnis berpengalaman dan mentor-mentor yang profesional dimanapun dan kapanpun kamu mau. Ada banyak pilihan kelas bisnis yang bisa kamu pilih sesuai dengan kebutuhan.

Selain itu, kamu pun bisa merencanakan metode belajar yang pas, mendapatkan sesi mentoring pribadi yang eksklusif, hingga berkenalan dengan pelaku usaha lainnya.  Tunggu apa lagi, dapatkan kunci sukses bisnismu bersama Kuncie! Kamu bisa langsung kunjungi halaman website Kuncie untuk mengetahui informasi lebih detailnya!

Referensi:

harmony.co.id/blog/5-tips-membangun-personal-branding-dalam-dunia-bisnis

redcomm.co.id/knowledges/personal-branding-pebisnis-ukm

rimma.co/97784/entrepreneur/bisnis-kecil-kecilan-hanya-buang-waktu-lakukan-3-tips-personal-branding-berikut-yang-bisa-membuatmu-usahamu-bertahan-lama/

Diakses pada: 4 Oktober2021

Posted 
 in 
Branding
 category

More from 

Branding

 category

View All