Pajak adalah sumber pendapatan negara yang paling besar. Setiap warga negara wajib membayar pajak yang nantinya akan digunakan untuk kepentingan umum. Kepentingan tersebut misalnya anggaran pendidikan dan kesehatan.

Melek pajak sudah menjadi keharusan bagi kamu yang menjadi Wajib Pajak (WP). Orang yang masuk kategori WP misalnya orang yang mendirikan badan usaha. Nantinya mereka harus melakukan pendaftaran Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP).

Untuk memahami pajak, ada beberapa hal yang harus dipelajari, misalnya jenis-jenis sampai unsur-unsur pajak. Itu semua akan dijelaskan secara lengkap pada artikel ini. Maka dari itu, bagi kamu yang ingin memahami pajak, simak artikel ini sampai akhir, ya!

Kursus Pajak Intensif

kursus pajak intensif

Bekerja sama dengan Universitas Kristen Petra, Kuncie membuka kursus pajak intensif agar kamu tidak lagi bingung tentang perpajakan!

Daftar Sekarang!

Pengertian Pajak

Berdasarkan UU KUP Nomor 28 Tahun 2007, pasal 1, ayat 1, pengertian pajak adalah kontribusi wajib kepada negara yang terutang oleh orang pribadi atau badan yang bersifat memaksa berdasarkan UU, dengan tidak mendapatkan imbalan secara langsung dan digunakan untuk keperluan negara bagi sebesar-besarnya kemakmuran rakyat.

Fungsi pajak secara umum ada empat, yakni fungsi anggaran, mengatur, stabilitas, dan redistribusi pendapatan. Jenis pajak sendiri ada banyak, mulai dari Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), Pajak Penghasilan (PPh), Pajak Pertambahan Nilai (PPN), pajak daerah, dan lainnya. 

Sedangkan, sistem pemungutan pajak yang berlaku di Indonesia ada tiga. Pertama, Self Assessment, wajib pajak menjadi berperan aktif dalam menghitung, membayar, dan melaporkan besaran pajaknya ke Kantor Pelayanan Pajak (KPP) atau melalui sistem administrasi online.  Kedua, Official Assessment, wajib pajak bersifat pasif dan membayar ketika dikirimkan surat pajak oleh KPP. Ketiga, Whiteholding System, besarnya pajak dihitung oleh pihak ketiga yang bukan wajib pajak dan bukan aparat pajak. 

Pajak juga mempunyai banyak manfaat. Salah satu manfaat tersebut adalah untuk pembiayaan dalam rangka memberikan rasa aman bagi seluruh lapisan masyarakat. Setiap warga negara mulai saat dilahirkan sampai dengan meninggal dunia, menikmati fasilitas atau pelayanan dari pemerintah yang semuanya dibiayai dengan pajak. 

Unsur-Unsur Pajak

  1. Subjek Pajak

Subjek pajak adalah orang atau badan usaha yang dikenakan pajak. Subjek pajak terdiri dari dua jenis, yaitu subjek pajak dalam negeri dan subjek pajak luar negeri. 

  • Subjek pajak dalam negeri dapat berupa orang, badan, atau warisan yang belum dibagi. Seseorang disebut subjek pajak dalam negeri apabila tinggal lebih dari 183 hari dalam waktu 12 bulan dan berniat tinggal dalma jangka lama di Indonesia.
  • Subjek pajak luar negeri berupa orang yang tidak tinggal di Indonesia dan berada di Indonesia kurang dari 183 hari. Subjek pajak luar negeri juga mencakup badan usaha yang tidak didirikan di Indonesia, tetapi melakukan sejumlah kegiatan bisnis di Indonesia. 

  1. Wajib Pajak

Wajib pajak adalah orang atau badan usaha yang wajib membayar pajak kepada negara. Wajib pajak adalah bagian dari subjek pajak. Namun, tidak semua subjek pajak merupakan wajib pajak. Atribut yang dimiliki oleh wajib pajak adalah Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP). Wajib Pajak orang pribadi terdiri dari beberapa jenis:

  • Orang pribadi
  • Hidup berpisah
  • Pisah harta
  • Memilih terpisah

  1. Objek Pajak

Objek pajak adalah penghasilan yang diterima oleh wajib pajak, wajib dari dalam negeri maupun luar negeri. Objek pajak merupakan penghasilan yang digunakan untuk konsumsi dan menambah kekayaan. 

Objek pajak terdiri atas beberapa jenis. Pertana, penggantian atau imbalan atas pekerjaan atau jasa dalam bentuk gaji upah, honorarium, tunjangan, komisi, gratifikasi, bonus, uang pensiun, dan sebagainya. Kedua, hadiah dari undian, pekerjaan, kegatan, dan penghargaan. Ketiga, laba usaha. 

  1. Tarif Pajak

Tarif pajak adalah dasar yang digunakan untuk menghitung pajak atas objek pajak. Tarif pajak berupa persentase dan berbeda-beda tergantung pada objek yang dikenakan pajak. Tarif pajak pajak ada beberapa jenis, yaitu tarif progresif, tarif degresif, tarif profesional, dan tarif tetap.  

Demikianlah penjelasan tentang unsur-unsur pajak di Indonesia yang perlu kamu ketahui. Sebagai warga negara yang taat hukum, kita perlu memahami pajak dengan baik. Dengan begitu, kita bisa melaksanakan kewajiban kita.

Memahami pajak sangatlah penting, terlebih bagi para pekerja dan pemilik usaha. Seperti yang telah dijelaskan di atas, ada banyak sekali jenis pajak mulai dari PPh, PPN, PBB, dan banyak lainnya. Jika tidak mengerti pajak, lalu tidak membayar pajak, maka bisa dikenai denda. 

Mempelajari pajak bisa dilakukan di berbagai platform. Akan tetapi, agar dapat mempelajarinya secara intensif dan mendapat ilmu yang valid, kamu bisa mengikuti kursus perpajakan di Kuncie. 

Di Kuncie, kamu akan dibimbing mentor-mentor ahli pajak yang profesional. Terdapat sesi konsultasi 1 on 1 untuk menghitung jumlah pajakmu, agar privasi terjaga. Kamu akan mendapat akses materi seumur hidup untuk seluruh video pembelajaran. Lalu, kamu akan mendapat jaminan lulus 100% dan sertifikat. Tunggu apa lagi? Ayo, daftar sekarang dan kuasai seluk beluk pajak agar bisnismu lancar!

Posted 
Nov 2, 2022
 in 
Upskilling
 category
This is some text inside of a div block.

More from 

Upskilling

 category

View All